Sabtu, 03 November 2012
Suratnya sebagai berikut...
Dear
Bunda tersayang...
Assalamualaikum Wr. Wb.
Bagaimana kabar bunda hari ini? Smoga bunda
baik-baik saja. Ananda juga di sini baik-baik saja bunda. ALLAH SWT sayang
banget dech sama nanda. ALLAH juga yang meminta nanda menulis surat ini untuk
bunda, sebagai bukti cinta nanda kepada bunda.
Bunda, ingin sekali ananda menyapa bunda,
perempuan yang telah merelakan rahimnya untuk ananda diami walaupun hanya
sesaat.
Bunda, sebenarnya ananda ingin lebih lama menumpang di
rahim bunda, ruang yang kata ALLAH paling kokoh dan paling aman di dunia ini.
Tapi rupanya, bunda tidak menginginkan kehadiran ananda, jadi sebagai anak yang
baik, ananda pun rela menukarkan kehidupan ananda demi kebahagiaan bunda.
Walaupun dulu, waktu bunda meluruhkan ananda, sakit sekali rasa nya bunda.
Badan ananda rasanya seperti tercabik-cabik, dan keluar sebagai gumpalan darah
yang menjijikan apalagi hati ananda, nyeri, merasa seperti aib yang tidak
dihargai dan tidak diinginkan.
Tapi ananda tidak kecewa kok bunda. Karena dengan begitu,
bunda telah mengantarkan ananda untuk bertemu dan dijaga oleh ALLAH, bahkan
ananda dirawat dengan penuh kasih sayang di dalam syurga_NYA.
Bunda, ananda mau cerita...
Dulu ananda pernah menangis dan bertanya kepada ALLAH,
mengapa bunda meluruhkan ananda, saat ananda masih berupa wujud yang belum
sempurna dan membiarkan ananda sendirian di sini? Apa bunda tidak sayang pada
ananda? Bunda tidak ingin mencium ananda? Atau jangan-jangan karena nanti
ananda rewel dan suka mengompol sembarangan?
Lalu ALLAH bilang, bunda kamu malu sayang.
Kenapa bunda malu?
Karena dia takut kamu dilahirkan sebagai anak haram.
Anak haram itu apa ya ALLAH?
Anak haram itu anak yang dilahirkan tanpa ayah.
Nanda bingung dan bertanya lagi sama ALLAH...
Ya ALLAH, bukannya setiap anak itu pasti punya ayah dan
ibu, Kecuali nabi Adam AS dan Isa AS?
ALLAH yang Maha Tahu menjawab, bahwa bunda dan ayah
memproses ananda bukan dalam ikatan pernikahan yang syah dan ALLAH Ridhoi.
Ananda semakin bingung dan akhirnya ananda putuskan untuk diam.
Bunda, ananda malu terus-terusan nanya sama ALLAH,
walaupun ALLAH selalu menjawab semua pertanyaan ananda, tapi ananda ingin nya
bertanya pada bunda saja, pernikahan itu apa sih?
Kenapa bunda tidak menikah saja dengan ayah?
Kenapa bunda membuat ananda jadi anak haram dan mengapa
bunda mengusir ananda dari rahim bunda dan tidak memberi kesempatan ananda
hidup di dunia dan berbakti kepada bunda?
Hehehehe, maaf ya bunda, ananda bawel banget.
Nanti saja, ananda tanyakan pada bunda kalau kita ketemu.
Oh ya Bunda, suatu hari malaikat pernah mengajak
jalan-jalan ananda ke tempat yang katanya bernama neraka. Tempat itu sangat
menyeramkan dan sangat jauh berbeda dengan tempat tinggal ananda di syurga. Di
situ, banyak orang yang dibakar pake api lho bunda. Minumnya juga pakai nanah
dan makannya buah-buahan aneh, banyak durinya. Yang paling mengerikan, ada
perempuan yang ditusuk dan dibakar kaya sate gitu, serem banget dech bunda.
Lagi ngeri-ngerinya, tiba-tiba malaikat bilang pada
ananda. Nak, kalau bunda dan ayahmu tidak bertaubat kelak di situlah tempatnya.
Di situlah orang yang berzina akan tinggal dan disiksa selamanya. Seketika itu
ananda menangis dan berteriak-teriak memohon agar bunda dan ayah jangan
dimasukkan ke situ. Aanda sayang bunda. Ananda kangen dan ingin bertemu bunda.
Ananda ingin merasakan lembutnya belaian tangan bunda, dan ananda ingin kita
tinggal bersama di syurga. Ananda takut, bunda dan ayah dihukum dan disiksa
seperti orang-orang itu.
Lalu, dengan lembut malaikat berkata. Nak,kata Allah kalau
kamu sayang, mau bertemu dan ingin ayah bundamu tinggal di syurga bersamamu,
tulislah surat untuk mereka. Sampaikan berita baik bahwa kamu tinggal di syurga
dan ingin mereka ikut, ajaklah mereka bertaubat dan sampaikan juga kabar buruk,
bahwa jika mereka tidak bertaubat mereka akan disiksa di neraka seperti
orang-orang itu.
Saat mendengar itu, segera saja ananda menulis surat ini
untuk bunda, menurut ananda ALLAH itu sangat baik bunda. ALLAH akan memaafkan
semua kesalahan makhluk_NYA, asal mereka mau bertaubat nasuha.
Bunda taubat ya? Ajak ayah juga, nanti biar kita bisa
kumpul bareng di sini. Nanti ananda jemput bunda dan ayah di padang Mahsyar
dech. Ananda janji mau bawain minuman dan payung buat ayah dan bunda, soalnya
kata ALLAH di sana panas banget bunda. Antriannya juga panjang sekali, karena,
semua orang sejak jaman nabi Adam AS akan dikumpulkan disana. Tapi bunda jangan
khawatir, ALLAH janji, walaupun ramai, kalo bunda dan ayah benar-benar
bertaubat dan jadi orang yang baik, pasti ananda bisa bertemu kalian.
Bunda, kasih kesempatan buat ananda ya.. Agar nanda bisa
merasakan nikmatnya bertemu dan berbakti kepada orang tua, ananda juga mohon
banget sama bunda, jangan sampai adik-adik ananda mengalami nasib yang sama
dengan ananda. Biarlah ananda saja yang merasakan sakitnya ketersia-siaan ini.
Tolong ya bunda, kasih adik-adik kesempatan untuk hidup di dunia menemani dan
merawat bunda saat bunda tua kelak.
Sudah dulu ya bunda. Ananda mau main-main dulu di syurga.
Ananda tunggu kedatangan ayah dan bunda di sini. Ananda sayang banget sama
bunda...mmmuuuaaaccchhh...!!!
Label: Surat Bayi Yang Diaborsi
0 Comments:
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)
